kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Redakan ketegangan di perbatasan, India dan China siap tarik pasukan juga artileri


Sabtu, 14 November 2020 / 11:00 WIB
Redakan ketegangan di perbatasan, India dan China siap tarik pasukan juga artileri

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Perbatasan India-China sepanjang 3.800 km dalam posisi sengketa, dan kedua negara berperang pada 1962.

Meskipun terjadi insiden berulang selama bertahun-tahun, pasukan dari kedua pihak sebagian besar mematuhi protokol lama untuk menghindari penembakan senjata di perbatasan. Tapi, beberapa tembakan peringatan terjadi pada September lalu.

Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan India menolak mengomentari secara spesifik negosiasi terbaru dengan China.

"Ketika kami memiliki sesuatu untuk dibagikan, kami akan berbagi. Pembahasan sedang berlangsung," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Anurag Srivastava kepada Reuters.

Baca Juga: Di tengah kebuntuan perbatasan, militer India tangkap tentara China

Ketiga pejabat Pemerintah India mengatakan, komandan militer dari kedua belah pihak dapat bertemu dalam waktu seminggu ke depan untuk diskusi lebih lanjut tentang penarikan pasukan.

Tidak hanya pasukan, tank dan artileri yang telah dikerahkan oleh kedua pihak setelah bentrokan pada Juni lalu akan dipindahkan dari garis depan.

China dan India juga membahas cara untuk memverifikasi penarikan pasukan termasuk penggunaan drone di wilayah sengketa pada waktu tertentu setiap hari..

"Jika Anda akan membangun zona penyangga, verifikasi adalah kuncinya," kata pejabat Pemerintah India.

Selanjutnya: Demi awasi China di perbatasan, India berencana beli drone miliaran dolar dari AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×