kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.991   6,00   0,03%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

PM Kamboja sebut negaranya sudah di ambang kematian, ini penyebabnya


Kamis, 15 April 2021 / 23:30 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - PHNOM PENH. Kasus virus corona baru yang menyebar telah menempatkan Kamboja "di ambang kematian", Perdana Menteri Hun Sen memperingatkan, ketika negara itu memberlakukan penguncian di ibu kota Phnom Penh dan kota terdekat.

Kamboja mengalami lonjakan kasus virus corona sejak Februari lalu, ketika wabah pertama kali terdeteksi di antara komunitas ekspatriat China.

Pihak berwenang mengatakan pekan lalu, rumahsakit di Phnom Penh kehabisan tempat tidur dan mereka telah mengubah sekolah dan gedung resepsi pernikahan menjadi pusat perawatan.

Sementara Hun Sen mengancam pelanggar karantina dengan hukuman penjara.

Baca Juga: India laporkan 200.739 kasus baru Covid-19, tertinggi sejak pandemi dimulai

Phnom Penh dan kota yang berdekatan, Ta Khmau, pada Rabu (14 April) malam dikunci selama dua minggu untuk mengekang penyebaran virus corona, secara efektif menghentikan pergerakan lebih dari dua juta orang.

"Tolong masyarakat Kamboja, bergabunglah dengan upaya untuk mengakhiri peristiwa berbahaya ini," kata Hun Sen dalam pidato yang direkam dan disiarkan di televisi pemerintah pada Rabu malam, seperti dikutip Channel News Asia.

"Kita sudah di ambang kematian," tegasnya. "Jika kita tidak bergandengan tangan, kita akan menuju kematian yang nyata".

Phnom Penh dan Ta Khmau dikunci

Total infeksi terbaru yang pihak berwenang umumkan melebihi 4.800 kasus. Tetapi, Perdana Menteri Kamboja mengatakan pada Rabu, 300 kasus tambahan telah terdeteksi.

Baca Juga: Rekor harian tertinggi baru, Thailand catat 1.335 kasus baru virus corona



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×