kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.872   26,00   0,15%
  • IDX 8.950   13,05   0,15%
  • KOMPAS100 1.234   4,58   0,37%
  • LQ45 870   1,98   0,23%
  • ISSI 326   1,70   0,52%
  • IDX30 442   2,47   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,92   0,76%
  • IDX80 137   0,54   0,40%
  • IDXV30 145   1,10   0,76%
  • IDXQ30 142   1,06   0,75%

Pertama kali, angka kelahiran di Korea Selatan lebih rendah dari angka kematian


Senin, 04 Januari 2021 / 20:00 WIB
Pertama kali, angka kelahiran di Korea Selatan lebih rendah dari angka kematian

Sumber: BBC | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Masalah lain yang juga menjadi penyebab adalah harga hunian yang terus melonjak dari tahun ke tahun. Hal ini membuat banyak pasangan muda yang kesulitan jika harus menyisihkan kembali pengeluaran untuk anak.

"Untuk memiliki anak, Anda harus memiliki rumah sendiri. Tapi, ini menjadi mimpi yang mustahil di Korea," ungkap Kim Hyun-hu, salah satu wanita yang menunda kehamilan, kepada BBC.

Lebih lanjut, Kim menjelaskan, ia tidak yakin dengan insentif yang ditawarkan oleh pemerintah akan mampu menyelesaikan masalah yang dialami masyarakat.

KIm jadi salah satu dari sekian banyak masyarakat Korea Selatan yang terpaksa menunda kehamilan pasca menikah karena merasa tidak mampu menghidupi anaknya kelak. Insentif yang diberikan pemerintah pun nyatanya dipandang dengan pesimis oleh calon penerimanya.

Selanjutnya: Minim pengujian karena liburan, kasus harian Covid-19 di Korea Selatan turun drastis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×