kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Peringatan Uni Eropa: Jangan terburu-buru beri persetujuan vaksin corona


Kamis, 03 Desember 2020 / 06:05 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Saya menganggap keputusan ini bermasalah dan merekomendasikan agar negara anggota Uni Eropa tidak mengulangi proses dengan cara yang sama," ujar Peter Liese, anggota Parlemen Uni Eropa dari Jerman.

"Beberapa minggu pemeriksaan menyeluruh oleh European Medicines Agency lebih baik daripada otorisasi pemasaran darurat yang terburu-buru dari vaksin," imbuh dia seperti dilansir Reuters.

Di bawah aturan Uni Eropa, vaksin Pfizer harus mendapat persetujuan EMA. Tapi, negara Uni Eropa bisa menggunakan prosedur darurat yang memungkinkan mereka untuk mendistribusikan vaksin di pasar domestiknya untuk penggunaan sementara.

Inggris masih tunduk pada aturan Uni Eropa sampai sepenuhnya meninggalkan blok itu pada akhir tahun nanti.

Baca Juga: Boris Johnson: Sungguh luar biasa, regulator Inggris izinkan penggunaan vaksin corona

"Jelas, ada perlombaan global untuk mendapatkan vaksin di pasar secepat mungkin," kata Tiemo Wolken, anggota Parlemen Uni Eropa lainnya seperti Reuters kutip.

"Namun, saya yakin, lebih baik meluangkan waktu dan memastikan kualitas, efektivitas, dan keamanannya terjamin dan sesuai dengan standar Uni Eropa," sebutnya.

Selanjutnya: Inggris jadi negara pertama di dunia yang setujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×