Perbankan makin efisien, ini pendorongnya

Rabu, 01 Desember 2021 | 09:40 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Perbankan makin efisien, ini pendorongnya


"Di sisi pendapatan operasional, peningkatan didorong oleh pendapatan trading pada unit treasury dan berbagai layanan perbankan antara lain dari unit wealth management dan financial institution," kata Haru. 

Pada tahun 2022, BTN memperkirakan rasio BOPO masih dapat terus ditekan. Selain melanjutkan program digitalisasi,  lanjut Haru, BTN masih memiliki banyak ruang untuk melakukan efisiensi dengan program sentralisasi pengadaan dan penutupan jaringan outlet dengan produktivitas rendah. 

Sedangkan penurunan BOPO di BRI terutama didorong oleh keberhasilan perseroan menurunkan biaya dana. Itu terlihat dari beban bunga yang turun 35,2% YoY menjadi 19,3 triliun per akhir September 2021.

"Pencapaian itu tak lepas dari strategi BRI yang terus berupaya untuk meningkatkan porsi dana murah dengan cara memperbaiki struktur pendanaan, diantaranya melalui platform simpanan berbasis digital dan pengembangan micropayment system," ungkap Aestika Oryza Gunarto Sekretaris Perusahaan BRI.

Sampai akhir tahun, BRI menargetkan BOPO di kisaran 78% - 80%. Untuk itu, perseroan masih akan fokus dalam menggenjot dana murah lewat inovasi untuk menciptakan transaction based CASA dengan menjadi sumber pembayaran pada platform ekosistem digital. 

BRI akan mendorong pembukaan rekening digital saving yang saat ini tumbuh 460% yoy, pengembangan fitur super Apps BRImo, serta mendorong mendorong transaksi melalui penguatan payroll integrated system serta B2B platform on boarding.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru