kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Perbankan berharap bisa menikmati kenaikan NIM 2021 ini


Kamis, 13 Mei 2021 / 21:45 WIB

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Namun demikian, Direktur BCA Vera Eve Lim memproyeksikan, margin bunga bersih BCA bisa di kisaran 5,1% hingga 5,3%. Proyeksi tersebut dengan mengacu pada pertumbuhan kredit sebesar 6% secara tahunan pada tahun 2021. Adapun NIM BCA pada kuartal pertama tahun ini berada di level 5,3%

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga turut menangguk kenaikan margin bunga bersih secara kuartalan pada tiga bulan pertama tahun ini. NIM konsolidasi BMRI naik dari 4,47% per akhir Desember 2020, menjadi 5,1% per Maret 2021.

Baca Juga: Dorong pertumbuhan kredit, BCA proyeksi NIM capai 5,1% hingga 5,3% di tahun ini

Sigit Prastowo, Direktur Keuangan Bank Mandiri mengatakan, BMRI mencatat kenaikan NIM karena mampu menurunkan biaya dana atau cost of fund dari 2,53% pada Desember 2020, menjadi 1,8% pada akhir Maret 2021.

"Sampai akhir tahun, cost of fund kami akan terus dijaga di level 1,8% atau di bawahnya. Likuiditas yang longgar saat ini dapat mendorong itu. NIM ditargetkan 4,8% hingga 5,1% " ujar Sigit.

Selanjutnya: Begini upaya BNI mempertahankan NIM kisaran 4,6% hingga 4,8% di tahun 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×