kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.202   -63,28   -0,77%
  • KOMPAS100 1.155   -12,73   -1,09%
  • LQ45 828   -11,82   -1,41%
  • ISSI 294   -1,81   -0,61%
  • IDX30 431   -4,59   -1,05%
  • IDXHIDIV20 515   -6,23   -1,20%
  • IDX80 129   -1,42   -1,09%
  • IDXV30 142   -1,02   -0,71%
  • IDXQ30 139   -2,17   -1,54%

Penerimaan pajak tahun 2021 tergantung pada pengendalian pandemi virus Corona


Senin, 28 Desember 2020 / 06:40 WIB
Penerimaan pajak tahun 2021 tergantung pada pengendalian pandemi virus Corona

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

Baca Juga: Akademisi Unpad: UU Cipta Kerja berikan kemudahan perdagangan internasional

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute (TRI) Prianto Budi Saptono menilai penerimaan pajak tahun depan akan tergantung dari pengendalian pandemi virus corona. Apabila vaksinasi bisa cepat direalisasikan dan efektif, maka ekonomi akan kembali pulih.

Lantas, bila pemulihan ekonomi tepat waktu dengan rencana pemerintah, Priano mengatakan target penerimaan pajak 2021 cukup realistis. Setali tiga uang, PPN sebagai basis pajak konsumen yang mayoritas berasal dari orang pribadi bisa menjadi jenis pajak yang diandalkan pada 2021.

Akan tetapi untuk penerimaan PPh Badan, kata Prianto masih sulit untuk tumbuh seperti perode sebelum pandemi. Alasannya, peningkatan profitabilitas dunia usaha masih berangsur pulih dari tahun ini.

Ia berharap tahun depan otoritas pajak tetap menjalankan reformasi perpajakan dengan perluasan basis data dan sistem IT yang memadai.

Tujuannya, agar data basis pajak yang diolah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mempunyai kualitas baik dalam menetapkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan.

“Selain mengedepankan reformasi pelayanan, basis data harus diperkuat cupaya mudah mencocokkannya. Dan tampaknya Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) tahun depan kembali marak, seiring dengan perbaikan data,” kata Prianto kepada Kontan.co.id, Minggu (27/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×