kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pendapatan Golden Energy Mines (GEMS) naik 28% pada semester I 2021


Selasa, 24 Agustus 2021 / 06:15 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Ini karena hanya dalam selang sehari hingga dua hari sanksi tersebut telah dicabut oleh Kementerian ESDM. "Semua proses produksi dan penjualan sudah normal kembali," ujar Sudin kepada Kontan, Minggu (22/8).

Sebelumnya, PT Borneo Indobara masuk dalam daftar 34 perusahaan batubara yang dikenai sanksi larangan ekspor batubara akibat dinilai belum memenuhi ketentuan DMO.

Kendati demikian, belakangan Kementerian ESDM mencabut sanksi untuk dua perusahaan dimana salah satunya sanksi untuk PT Borneo Indobara, anak usaha GEMS.

Selain itu, GEMS dipastikan juga bakal mengerek produksi tahun ini pasca merevisi RKAB 2021. GEMS menargetkan produksi sebanyak 39,6 juta ton batubara dari target RKAB semula sebesar 33,4 juta ton.

Selanjutnya: Saranacentral Bajatama (BAJA) raup pendapatan Rp 724,39 miliar di semester I-2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×