Pemerintah targetkan produksi batubara tahun depan sebanyak 550 juta ton

Sabtu, 05 Desember 2020 | 11:00 WIB   Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Pemerintah targetkan produksi batubara tahun depan sebanyak 550 juta ton

Di sisi lain, jumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang akan meningkat ke tahap Operasi Produksi (OP) bisa jadi akan bertambah.  Apalagi produksi sempat terhambat akibat tekanan harga atas pandemi covid-19. "Namun setelahnya, dimungkinan tetap akan memproduksi untuk mengisi potensi prospek buyer yang mereka miliki," sambung Singgih.

Menurutnya, akan lebih ideal jika IUP, apalagi yang baru masuk ke tahap pembangunan infrastruktur seperti hauling, coal processing plant (CPP), dan loading port, agar mendapatkan jaminan produksi selama 5 tahun. "Lebih memudahkan rencana perusahaan dalam berinvestasi dan melakukan transaksi sekaligus bagi ESDM memudahkan dalam mengendalikan produksi," jelas Singgih.

Merujuk pada data Kementerian ESDM, saat ini total ada 1.238 perizinan, baik yang berstatus PKP2B maupun IUP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 144 perusahaan menjadi kewangan pemerintah pusat, termasuk dalam tahap Operasi produksi dan eksplorasi. Sedangkan IUP yang menjadi perizinannya menjadi kewenangan provinsi berjumlah 1.094.

Pada tahun ini, target produksi batubara nasional ditetapkan 550 juta ton dengan alokasi untuk kebutuhan dalam negeri (DMO) sebanyak 155 juta ton.

Hingga Oktober 2020, realisasi produksi sebesar 459 juta ton atau 83% dari target. Sedangkan untuk DMO masih 109 juta ton atau 70% dari target, sedangkan 327 juta ton dipasok ke pasar ekspor.

 

Selanjutnya: Memanas di akhir tahun, harga rerata HBA 2020 masih terendah dalam 5 tahun

 

Editor: Khomarul Hidayat
Terbaru