kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.823   -5,00   -0,03%
  • IDX 8.126   94,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.145   12,93   1,14%
  • LQ45 827   6,36   0,77%
  • ISSI 288   4,50   1,59%
  • IDX30 430   3,40   0,80%
  • IDXHIDIV20 517   3,74   0,73%
  • IDX80 128   1,34   1,05%
  • IDXV30 141   1,34   0,96%
  • IDXQ30 140   1,05   0,76%

Pemeriksaan PCR test terdapat tiga komponen biaya


Rabu, 10 November 2021 / 08:00 WIB
Pemeriksaan PCR test terdapat tiga komponen biaya

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, tarif pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) test dapat ditekan kembali dengan melakukan efisiensi pada komponen overhead cost.

Di mana untuk pemeriksaan PCR test terdapat tiga komponen biaya. Di antaranya komponen biaya tenaga kesehatan (nakes), overhead cost, dan reagen. Untuk reagen terdiri dari reagen ekstraksi, reagen dan Viral Transport Medium (VTM).

"Komponen yang fix itu nakes dan APD. Jadi kalau itu diturunkan nakes dan APD itu sama aja kita bayarnya. Kemudian yang bisa kita lakukan efisien sedikit itu adalah di komponen overhead cost. Kalau memang itu diturunkan nanti dampaknya adalah harga daripada reagen yaitu bisa turun," kata Arief saat RDP bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11).

Arief menyampaikan untuk komponen biaya nakes tak dapat dilakukan efisien, mengingat terdapat kebijakan mengenai upah daripada tenaga kesehatan itu sendiri.

"Bicara komponen biaya nakes itu di situ ada biaya gaji ya segitu-segitu aja, enggak bisa turun. Jadi ini yang kami akan olah bersama masukan-masukan dari Komisi VI, apakah mungkin bisa di bawah Rp 200.000 kita akan kaji lagi," imbuhnya.

Baca Juga: Bongkar struktur tarif PCR tes, anggota Komisi VI: Harga bisa di bawah Rp 200.000

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir menambahkan, dari struktur harga terbesar berasal dari komponen reagen utama. Di mana dari proses biaya produksi dan bahan baku harga menempati porsi 55% dari tarif PCR.

Adapun struktur cost PCR test setiap laboratorium berbeda-beda lantaran tergantung masing-masing bisnis modelnya.

Selain itu penyebab harga PCR test di awal pandemi sangat tinggi lantaran penyedia layanan PCR membundling paket pemeriksaan PCR test dengan pemeriksaan lainnya.



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×