kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pembiayaan sindikasi diperkirakan akan prospektif tahun ini


Rabu, 13 Januari 2021 / 09:50 WIB

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga memprediksi bahwa kredit sindikasi masih prospektif tahun ini terutama dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan sektor agribisnis. Meskipun bank ini akan fokus menyasar segmen UMKM, namun perseroan juga akan tetap akan berpartispasi dalam pasar sindikasi. 

"Tahun 2021, BRI masih akan berpartisipasi dalam sindikasi dengan tetap memperhatikan komposisi segmen korporasi maksimal 20% dari portofolio BRI dan fokus pada bisnis yang memiliki potensi value chain besar," kata Aestika Oryza, Sekretaris Perusahaan BRI.

Saat ini, BRI telah memiliki 13 pipeline proyek sindikasi dengan proyeksi keikutsertaan BRI sekitar Rp 21 triliun. Aestika bilang, dari total 12 proyek sindikasi yang diikuti dengan partispasi senilai Rp 16,4 triliun, BRI mampu menghasilkan fee based income sebesar Rp 182 miliar. 

BCA juga akan terus berupaya mendukung pembangunan infrastruktur pemerintah dan meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan kredit sindikasi bersama dengan bank atau lembaga keuangan lainnya dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi dalam rangka menggerakkan roda perekonomian nasional. 

Namun, Raymon Yonarto Sekretaris Perusahaan BCA mengatakan, pihaknya tidak memiliki target spesifik dalam penyaluran sindikasi. Total sindikasi yang diikuti BCa tahun lalu senilai Rp 37,3 triliun disalurkan ke sektor pembangkit energi dan tenaga listrik, infrastruktur sarana angkutan, prasarana umum, properti dan konstruksi, transportasi dan logistik dan lain-lain.

Selanjutnya: Simak Rencana Besar Pemerintah untuk Bank BUMN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×