Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Bukan Kebutuhan Mendesak di Tengah Penurunan Penumpang
Alvin menilai, pengadaan 50 pesawat tersebut lebih ditujukan untuk kebutuhan jangka panjang, bukan untuk kondisi pasar saat ini.
Ia memaparkan bahwa jumlah penumpang domestik justru menunjukkan tren penurunan sejak 2024. Sepanjang 2025, jumlah penumpang penerbangan niaga berjadwal dalam negeri tercatat 63.587.478 penumpang, turun lebih dari 2,5 juta dibandingkan 2024 yang mencapai 65.820.592 penumpang.
"Maka, saat ini, maskapai-maskapai kita justru mengurangi jumlah pesawat karena mereka juga memangkas rute domestik yang tidak menguntungkan," jelasnya.
Tonton: Pertamina Pastikan Impor Energi US$15 Miliar dari AS Tetap Lewat Tender
Dengan kondisi tersebut, pembelian pesawat dalam perjanjian RI–AS dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang untuk menjaga efisiensi dan modernisasi armada, bukan sebagai respons atas lonjakan permintaan pasar saat ini.
Selanjutnya: Jadwal Imsak Kudus 23 Februari 2026: Jangan Sampai Terlewat Waktu Sahur!
Menarik Dibaca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Serang Hari Ini Senin (23/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)