kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terus Bertambah, Jadi Invasi?


Kamis, 17 Februari 2022 / 23:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Sementara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pasukannya ditarik kembali setelah latihan di Distrik Militer Selatan dan Barat dekat Ukraina. 

Dan, Duta Besar Rusia untuk Irlandia bersikeras, pasukan di Rusia Barat akan kembali ke posisi normal mereka dalam tiga hingga empat minggu.

Kementerian Pertahanan Rusia merilis sebuah video yang katanya menunjukkan tank, kendaraan tempur infanteri, dan unit artileri self-propelled meninggalkan semenanjung Krimea, yang Moskow rebut dari Ukraina pada 2014.

Tetapi, komandan militer NATO sedang menyusun rencana untuk unit tempur baru, yang menurut para diplomat, bisa dikerahkan di Bulgaria, Rumania, Hongaria, dan Slovakia.

Unit-unit semacam itu, yang dirancang untuk mengulur waktu bagi tentara tambahan guna mencapai garis depan jika diperlukan, sudah ada di Polandia dan negara-negara Baltik.

Sedang Inggris akan melipatgandakan kekuatannya di Estonia dan mengirim tank juga kendaraan tempur lapis baja ke republik Baltik yang berbatasan dengan Rusia itu sebagai bagian dari penempatan NATO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×