kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.695   109,00   0,62%
  • IDX 6.437   -286,27   -4,26%
  • KOMPAS100 854   -39,66   -4,44%
  • LQ45 635   -22,88   -3,48%
  • ISSI 233   -10,38   -4,27%
  • IDX30 361   -10,72   -2,89%
  • IDXHIDIV20 445   -10,29   -2,26%
  • IDX80 98   -4,04   -3,97%
  • IDXV30 126   -3,34   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,95   -2,48%

Pandemi tak menyurutkan kekayaan orang terkaya di Jepang ini


Jumat, 11 Desember 2020 / 20:05 WIB

Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Uniqlo sebagai ujung tanduknya belakangan mulai mempromosikan gaya fashion LifeWear yang fokus pada pakaian sederhana dan pakaian sehari-hari berkualitas tinggi.

Uniqlo juga menggabungkan teknologi eksklusif seperti "Heattech," yang mengubah kelembapan menjadi kehangatan dan saat ini digunakan dalam segala hal mulai dari loungewear hingga T-shirt dan kaus kaki.

Sejak pandemi melanda dunia, Uniqlo mulai hadir dengan teknologi “AIRism” pada produk masker. Teknologi ini memungkinkan pengguna bisa tetap bernapas dengan nyaman dalam masker kain yang aman dari virus.

Masker AIRism lapis tiga dengan filter bakteri, yang diluncurkan pada bulan Juni di Jepang dengan cepat tersedia di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Selanjutnya: Chearavanont Brothers, pengusaha pakan ternak orang terkaya di Thailand

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×