kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Pandemi tak menyurutkan kekayaan orang terkaya di Jepang ini


Jumat, 11 Desember 2020 / 20:05 WIB

Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Uniqlo sebagai ujung tanduknya belakangan mulai mempromosikan gaya fashion LifeWear yang fokus pada pakaian sederhana dan pakaian sehari-hari berkualitas tinggi.

Uniqlo juga menggabungkan teknologi eksklusif seperti "Heattech," yang mengubah kelembapan menjadi kehangatan dan saat ini digunakan dalam segala hal mulai dari loungewear hingga T-shirt dan kaus kaki.

Sejak pandemi melanda dunia, Uniqlo mulai hadir dengan teknologi “AIRism” pada produk masker. Teknologi ini memungkinkan pengguna bisa tetap bernapas dengan nyaman dalam masker kain yang aman dari virus.

Masker AIRism lapis tiga dengan filter bakteri, yang diluncurkan pada bulan Juni di Jepang dengan cepat tersedia di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Selanjutnya: Chearavanont Brothers, pengusaha pakan ternak orang terkaya di Thailand

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×