Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Dari sisi tarif, posisinya berada di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler.
Skema ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.
Franoto menambahkan, optimalisasi sarana yang telah dimiliki menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan kapasitas dalam waktu singkat.
“Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan,” ujar Franoto.
Tonton: Riset PwC 2025: 96% Pengguna AI Generatif di Indonesia Merasa Makin Produktif
Melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan, lanjut Franoto, KAI memperluas akses transportasi publik berbasis rel, mendukung kelancaran arus mudik, serta menjaga keterjangkauan bagi berbagai segmen pelanggan selama Layanan Lebaran 2026.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Sudah Bisa Dipesan, Harga Mulai Rp 175.000"
Selanjutnya: OJK Sebut 5 Perusahaan Asuransi Sedang Proses Spin Off Unit Usaha Syariah
Menarik Dibaca: Realme 16 Pro: Layar AMOLED 144Hz & Baterai 7.000mAh yang Awet hingga 9 Jam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)