Ekonomi

Momen Ramadan dan Lebaran menjadi berkah bagi industri fintech P2P lending

Senin, 17 Mei 2021 | 07:15 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Momen Ramadan dan Lebaran menjadi berkah bagi industri fintech P2P lending

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Masa ramadan hingga lebaran tampaknya menjadi momen berkah bagi pemain fintech P2P lending. Beberapa pemain tercatat mampu meningkatkan pinjaman yang disalurkan kepada nasabah pada momen tersebut.

Peningkatan tersebut dialami paling banyak untuk penyaluran pinjaman di sektor produktif. Hal ini dikarenakan kebutuhan modal usaha dinilai juga meningkat untuk menanggapi permintaan yang berlebih.

Salah satu pemain fintech yang mengalami peningkatan pinjaman ialah Danain. Di momen ramadan dan lebaran tahun ini, perusahaan menyalurkan pinjaman hingga Rp 79 miliar atau meningkat hingga 68% yoy dibandingkan momen yang sama tahun lalu yang hanya menyalurkan pinjaman sebesar Rp 47 miliar.

Dari keseluruhan pinjaman tersebut, Danain melihat komposisi sektor produktif memberi kontribusi lebih besar mencapai 57%. Hal tersebut juga meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 53%.

Baca Juga: OJK: Aset industri fintech lending sentuh Rp 4,14 triliun

“Produktif masih yang paling banyak, terutama pedagang-pedagang umkm bahkan pedagang skala super mikro. Pedagang-pedagang itu perlu tambahan modal kerja karena mendekati lebaran permintaan barang meningkat,” ujar Co-founder sekaligu CEO Danain Budiardjo Rustanto kepada KONTAN, Minggu (16/5).

Selain Danain, Modal Rakyat juga menuai berkah lebaran dengan mampu menyalurkan pinjaman hingga Rp 154 miliar. Dengan demikian, total penyaluran pinjaman sampai bulan Mei 2021 sebesar Rp 1.34 triliun.

CEO Modal Rakyat Hendoko Kwik mengatakan bahwa portofolio peminjam yang paling banyak di momen lebaran ini ialah distributor untuk sektor FMCG dan peralatan rumah tangga. Ia menilai kebutuhan masyarakat akan dua sektor tersebut di masa lebaran juga meningkat. “Di saat lebaran kebutuhan konsumsi relatif meningkat,” ujar Hendoko, Minggu (16/5).

Modal Rakyat sendiri  juga masih perlu menyaring untuk mendapatkan peminjam dengan resiko yang sesuai dengan kriteria Modal Rakyat. Hal ini mengingat lebaran tahun ini kondisi masih dilanda Pandemi Covid 19. “Walaupun adanya pandemi, dengan semakin membesar nya Tim Modal Rakyat, kami dapat tetap meningkatkan penyaluran pinjaman kami,” pungkas Hendoko.

Selanjutnya: Merger bank syariah ikut mendongkrak pertumbuhan fintech syariah di Indonesia

 

Editor: Handoyo .
Terbaru