kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Militer Ukraina Berikan Perlawanan Sengit Melawan Pasukan Rusia di Donbas


Rabu, 01 Juni 2022 / 00:15 WIB
Militer Ukraina Berikan Perlawanan Sengit Melawan Pasukan Rusia di Donbas

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Ukraina telah meminta Barat untuk mengirim lebih banyak senjata jarak jauh tetapi Presiden AS Joe Biden mengatakan Washington tidak akan mengirim sistem roket Ukraina yang dapat mencapai Rusia, keputusan yang disebut Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev "rasional." 

Zelenskiy mengatakan pasukan Rusia kembali menembaki kota timur laut Kharkiv pada Senin, serta wilayah perbatasan Sumy, yang dihantam dari dalam Rusia.

Penembakan Rusia telah membuat sebagian besar Sievierodonetsk menjadi reruntuhan, tetapi pertahanan Ukraina telah memperlambat kampanye Rusia yang lebih luas di seluruh wilayah Donbas. 

Baca Juga: Kepung Pasukan Ukraina di Timur, Rusia Lakukan Serangan Skala Penuh dari 3 Arah

Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan pasukan Rusia telah maju ke pinggiran tenggara dan timur laut Sievierodonetsk, tetapi pasukan Ukraina telah mengusir mereka dari desa Toshkivka ke selatan. 

"Mereka menggunakan taktik yang sama berulang-ulang. Mereka menembak selama beberapa jam - selama tiga, empat, lima jam - berturut-turut dan kemudian menyerang," katanya. "Mereka yang menyerang akan mati. Kemudian menembak dan menyerang lagi, dan seterusnya sampai mereka menerobos suatu tempat."

Dengan meningkatnya suhu, ada "bau kematian yang mengerikan" di pinggiran Sievierodonetsk, kata Gaidai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×