Ekonomi

Merger Gojek dan Tokopedia hasilkan GoTo, ini arti nama perusahaan baru tersebut

Selasa, 18 Mei 2021 | 05:30 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Merger Gojek dan Tokopedia hasilkan GoTo, ini arti nama perusahaan baru tersebut


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua perusahaan berbasis teknologi terbesar di Indonesia, Gojek dan Tokopedia resmi merger. Merger Gojek dan Tokopedia menghasilkan perusahaan baru yakni GoTo.

Nama GoTo ternyata memiliki makna yang dalam. GoTo bukan sekadar singkatan Gojek dan Tokopedia.

GoTo juga berasal dari kata gotong-royong. "Merupakan semangat dibalik persatuan (merger) ini," ungkap William Tanuwijaya CEO Tokopedia dalam akun media sosial Facebook, kemarin.

William menambahkan, merger Gojek dan Tokopedia diharapkan menghasilkan perusahaan gabungan yang kuat. "Gabungan Tokopedia dan Gojek dengan visi misi yang kuat, akan benar-benar mendorong kemajuan bangsa," tambah William.

Sebelumnya, isu penggabungan usaha atau merger dua perusahaan teknologi terbesar di Indonesia telah berhembus kencang. Akhirnya, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia resmi merger hari Senin (17/5).

Baca Juga: Gojek dan Tokopedia resmi merger, menjadi GoTo

Hasil merger Gojek-Tokopedia adalah sebuah perusahaan baru bernama GoTo.  Kesepakatan didukung oleh investor besar termasuk Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital India, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

GoTo Group juga akan menggabungkan e-niaga, sesuai permintaan, dan layanan keuangan, menciptakan platform pertama di Asia Tenggara yang menampung tiga kasus penggunaan penting ini dalam satu ekosistem.

Andre Soelistyo dari Gojek memimpin GoTo sebagai CEO Group, lalu Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Adapun, Kevin Aluwi menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya tetap menjadi CEO Tokopedia.

"Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Andre dalam keterangan resmi, Senin (17/5).

Dalam akun media sosial Facebook, William Tanuwijaya menyampaikan,  William.

 

Selanjutnya: Gojek dan Tokopedia Merger, ini pembagian kursi kepemimpinannya

 

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru