kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Menko Airlangga Yakin Pertumbuhan Ekonomi pada Kuartal II Bakal Lebih dari 5%


Jumat, 05 Agustus 2022 / 06:00 WIB
Menko Airlangga Yakin Pertumbuhan Ekonomi pada Kuartal II Bakal Lebih dari 5%

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun ini bisa di atas 5%. Hal tersebut berdasarkan, level indeks keyakinan konsumen (IKK) yang membaik dan Purchasing Manager's Index (PMI) diangka 51,3.

"Namun kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih sedikit di atas 5%. Besok BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di Q2. Tapi pemerintah dengan indeks keyakinan Konsumen juga baik dan PMI di 51,3 kami optimis angkanya di atas 5%," kata Airlangga dalam konferensi pers, Kamis (4/8).

Pemerintah akan terus menjaga tingkat inflasi nasional. Meski Ia mengakui adanya peningkatan inflasi, namun beberapa harga kini diklaim sudah terlihat mulai turun. Airlangga mengatakan, harga tepung terigu diproyeksikan akan turun di kuartal pertama tahun depan.

Baca Juga: Ekonom UI: Keyakinan Konsumen Mungkin Menurun pada Juli 2022

Kemudian beberapa komoditas saat ini juga relatif sudah turun termasuk minyak goreng. Untuk komoditas beras juga diklaim masih stabil.

Termasuk juga komoditas utama lain juga relatif stabil, kecuali untuk tanaman musiman seperti cabai dan bawang. Menurutnya yang paling utamanya adalah menjaga daya beli masyarakat.

"Kita akan melihat ada beberapa komponen, komponen yang menaikkan inflasi adalah komoditas pangan dan komoditas energi, dan sampai saat sekarang pemerintah masih mempertahankan daya beli untuk komoditas-komoditas tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

×