kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.904.000   15.000   0,79%
  • USD/IDR 16.800   4,00   0,02%
  • IDX 6.262   8,20   0,13%
  • KOMPAS100 896   3,65   0,41%
  • LQ45 707   -0,42   -0,06%
  • ISSI 194   0,88   0,46%
  • IDX30 372   -0,72   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -1,01   -0,22%
  • IDX80 102   0,35   0,35%
  • IDXV30 106   0,47   0,45%
  • IDXQ30 122   -0,87   -0,70%

Malaysia lockdown nasional, ini sektor-sektor yang tetap boleh beroperasi


Senin, 31 Mei 2021 / 10:49 WIB
Malaysia lockdown nasional, ini sektor-sektor yang tetap boleh beroperasi

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Sebagian besar sektor manufaktur Malaysia akan diizinkan untuk tetap beroperasi selama penguncian ketat (lockdown) virus corona yang akan diberlakukan mulai Selasa (1/6/2021). 

Menurut Kementerian Pertahanan dan Perdagangan Internasional Malaysia pada hari Minggu (30/5/2021), ada persyaratan yang harus diperhatikan pelaku manufaktur, yakni kapasitas tenaga kerja yang berkurang.

Reuters memberitakan, setelah sukses mengekang laju penyebaran Covid-19 selama sebagian besar tahun lalu, Malaysia telah mengalami peningkatan yang sangat tajam dalam kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir dan mencatat rekor jumlah infeksi harian selama lima hari berturut-turut minggu ini. 

Kondisi ini mendorong Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin untuk mengumumkan penguncian mulai 1-14 Juni mendatang.

Baca Juga: Kasus Covid-19 terus melonjak, Malaysia umumkan lockdown nasional mulai 1 Juni

Namun, banyak sektor akan diizinkan untuk tetap bekerja.

Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Internasional dalam sebuah pernyataan, di antara sektor manufaktur yang diizinkan beroperasi dengan 60% tenaga kerja adalah mereka yang memproduksi peralatan pelindung pribadi termasuk sarung tangan karet, listrik dan elektronik, minyak dan gas termasuk petrokimia, dan produk kimia.

Baca Juga: Malaysia bersiap untuk yang terburuk, pertama kali kasus harian COVID-19 tembus 7.000



TERBARU
Terpopuler

×