kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Luncurkan awan panas sejauh 3 km, erupsi eksplosif Gunung Merapi masih bisa terjadi


Kamis, 28 Januari 2021 / 05:45 WIB

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Sedangkan erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan lontaran material vulkanik diperkirakan menjangkau radius 3 km dari puncak,” ungkap Hanik. 

Menurut dia, sejak 4 Januari 2021, Gunung Merapi memasuki fase erupsi yang bersifat efusif, yang dikenal juga sebagai tipe Merapi. Erupsi tipe Merapi adalah erupsi dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava disertai guguran lava dan awan panas.

Hanik menyatakan, jarak luncur awan panas masih dalam radius bahaya yang BPPTKG rekomendasikan, yakni sejauh 5 km dari puncak pada alur Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di daerah-daerah tersebut. Selain itu, menyusul saat musim hujan, masyarakat untuk mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di puncak Gunung Merapi.

Selanjutnya: Gunung Merapi erupsi besar, begini penjelasan BPPTKG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

×