kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lebih kaya dari Warren Buffett, begini kisah Mark Zuckerberg membesarkan Facebook


Rabu, 04 November 2020 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Lebih kaya dari Warren Buffett, begini kisah Mark Zuckerberg membesarkan Facebook

Sumber: Inc. | Editor: Noverius Laoli

Reaksi orang tua mereka adalah, "Oke, Anda mungkin seharusnya mengambil uang waralaba McDonald's jika Anda menginginkan bisnis," kenang Randi Zuckerberg.

Tetap saja, mereka selalu mendukung apa pun yang ingin dilakukan anak-anak mereka. Tentu saja, ternyata, Zuckerberg telah membuat keputusan yang sangat tepat.

Kehadirannya di Harvard berkontribusi besar pada kesuksesan awal Facebook, pertama karena dia mampu bertukar ide dengan sesama mahasiswa (beberapa di antaranya, tentu saja, menggugatnya karena mencuri ide-ide tersebut).

Baca Juga: Kekayaan orang terkaya Eropa, Bernard Arnault, bertambah Rp 117 triliun dalam sepekan

Dan fakta bahwa keanggotaan Facebook pada awalnya terbatas pada mahasiswa Harvard, dan kemudian mahasiswa di beberapa perguruan tinggi elit, seperti Stanford, Yale, dan Princeton, membuat jejaring sosial baru ini sangat diminati.

Pendekatan Warren Buffett

Meskipun dia mungkin tidak mengetahuinya, Zuckerberg mengikuti nasihat yang sering diberikan Warren Buffett kepada kaum muda.

"Berinvestasi pada diri sendiri adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan - apa pun yang meningkatkan bakat Anda," katanya.



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×