kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Langka, ini komentar Wanita Kelelawar soal teori asal usul corona dari kebocoran lab


Rabu, 16 Juni 2021 / 14:10 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut New York Times, pada 2017, Shi dan rekan-rekannya di laboratorium Wuhan menerbitkan laporan percobaan, di mana mereka menciptakan virus corona hibrida baru dengan mencampur dan mencocokkan bagian dari beberapa yang sudah ada.

Termasuk, setidaknya satu yang hampir menular untuk manusia, guna mempelajari kemampuan mereka untuk menginfeksi dan bereplikasi dalam sel manusia.

Namun dalam e-mail ke surat kabar AS itu, Shi menyebutkan, eksperimennya berbeda dari eksperimen gain-of-function (GOF) karena mereka tidak berusaha membuat virus lebih berbahaya.

Sebaliknya, mereka mencoba memahami bagaimana virus bisa melompati spesies. "Laboratorium saya tidak pernah melakukan atau bekerja sama dalam melakukan eksperimen GOF yang meningkatkan virulensi virus," tegasnya.

Selanjutnya: 3 peneliti lab Wuhan dirawat di rumahsakit sebelum pandemi, asal usul virus corona?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×