kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Laba bank BCA turun 5% pada tahun lalu, ini penyebabnya


Selasa, 09 Februari 2021 / 05:50 WIB

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Dari sisi pendanaan, BCA berhasil mencatatkan kinerja dana pihak ketiga yang sehat, di mana current account and savings account (CASA) tumbuh 21,0% mencapai Rp 643,9 triliun. Sementara itu, deposito berjangka meningkat sebesar 14,0% menjadi Rp 196,9 triliun. Secara total, dana pihak ketiga naik 19,3% menjadi Rp 840,8 triliun di tahun 2020. 

Sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga yang berkelanjutan, tahun 2020 telah menjadi tahun bersejarah bagi BCA, karena total aset Perseroan mampu menembus seribu triliun rupiah untuk pertama kalinya, yakni mencapai Rp 1.075,6 triliun atau naik 17,0%.

Baca Juga: Simpanan nasabah jumbo di bank melandai

Pertumbuhan dana pihak ketiga tidak lepas dari tingginya tingkat kepercayaan nasabah serta kuatnya fondasi bisnis perbankan transaksi BCA, yang mana telah memperkokoh kontribusi CASA sebagai dana inti bank. CASA berkontribusi sebesar 76,6% dari total dana pihak ketiga. 

Untuk memperkuat franchise perbankan transaksi, BCA fokus untuk terus memperluas basis nasabah sekaligus mengembangkan solusi digital secara konsisten. 

Selanjutnya: Bank BCA Syariah targetkan pembiayaan tumbuh 3%-8% pada 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×