kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Korea Utara Diduga Bersiap Uji Bom Nuklir, Ini Ancaman AS, Jepang dan Korsel


Kamis, 27 Oktober 2022 / 04:15 WIB
Korea Utara Diduga Bersiap Uji Bom Nuklir, Ini Ancaman AS, Jepang dan Korsel

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  TOKYO. Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan memperingatkan akan memberikan respons yang lebih dasyarat jika Korea Utara melakukan uji coba bom nuklir ketujuh.

Washington dan sekutunya yakin Korea Utara akan melanjutkan uji coba bom nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017.

"Kami sepakat bahwa skala respons yang tak tertandingi akan diperlukan jika Korea Utara melanjutkan uji coba nuklir ketujuh," kata Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korea Selatan Cho Hyun-dong dalam konferensi pers di Tokyo.

Cho berbicara bersama rekan-rekannya dari Jepang dan AS, Wakil Menteri Luar Negeri Takeo Mori dan Wakil Menteri Luar Negeri Wendy Sherman.

Baca Juga: Kian Panas, Korsel dan Korut Lepaskan Tembakan Peringatan di Dekat Perbatasan Maritim

"Kami mendesak (Korea Utara) untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut," kata Sherman.

"Apa pun yang terjadi di sini, seperti uji coba nuklir Korea Utara, memiliki implikasi bagi keamanan seluruh dunia," katanya.

"Kami benar-benar berharap bahwa semua orang di Dewan Keamanan akan memahami bahwa setiap penggunaan senjata nuklir akan mengubah dunia dengan cara yang luar biasa."

Untuk pertama kalinya sejak Korea Utara mulai menguji senjata nuklir pada 2006, China dan Rusia tahun ini memveto dorongan pimpinan AS untuk sanksi tambahan Dewan Keamanan.

Baca Juga: Perdana Menteri Australia dan PM Jepang Sepakat Perkuat Hubungan Keamanan

Korea Utara telah melakukan uji coba senjata dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini, menembakkan lebih dari dua lusin rudal balistik, termasuk satu yang terbang di atas Jepang.

Marah dengan kegiatan militer Korea Selatan, Pyongyang pekan lalu menembakkan ratusan peluru artileri di lepas pantainya sebagai peringatan serius bagi tetangganya di selatan.

Pada bulan September, USS Ronald Reagan dan kapal-kapal yang menyertainya melakukan latihan militer bersama dengan pasukan Korea Selatan sebagai tanggapan atas uji coba rudal balistik Korea Utara dalam pelatihan militer gabungan pertama mereka yang melibatkan kapal induk AS sejak 2017.

Sebagai tanggapan, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang telah berkomitmen untuk memperdalam kerja sama, kata Mori.

Baca Juga: Korea Utara Sudah Berlatih Tembakkan Rudal Jelajah Berkemampuan Nuklir

"Kami sepakat untuk lebih memperkuat kemampuan pencegahan dan respons aliansi Jepang-AS dan aliansi AS-Korea Selatan, dan untuk mempromosikan kerja sama keamanan lebih lanjut di antara ketiga negara," kata Mori.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×