kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.891   21,00   0,12%
  • IDX 8.947   61,87   0,70%
  • KOMPAS100 1.239   12,71   1,04%
  • LQ45 877   10,80   1,25%
  • ISSI 327   3,06   0,94%
  • IDX30 447   6,55   1,49%
  • IDXHIDIV20 529   8,69   1,67%
  • IDX80 138   1,55   1,14%
  • IDXV30 147   2,85   1,97%
  • IDXQ30 144   1,94   1,37%

Korea Selatan menghadapi gelombang ketiga infeksi virus corona (Covid-19)


Kamis, 10 Desember 2020 / 04:05 WIB
Korea Selatan menghadapi gelombang ketiga infeksi virus corona (Covid-19)

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan melaporkan 686 kasus virus korona baru pada hari Rabu saat memerangi gelombang ketiga infeksi yang mengancam sistem medisnya.

Penghitungan harian adalah yang tertinggi kedua sejak dimulainya pandemi, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA). Kasus baru secara konsisten terjadi sekitar 600 selama seminggu terakhir.

Aturan jarak sosial yang lebih ketat mulai berlaku pada hari Selasa, termasuk jam malam yang belum pernah terjadi sebelumnya di restoran dan sebagian besar bisnis lainnya.

Pemerintah juga telah memperkenalkan metode pengujian baru untuk memenuhi permintaan yang melonjak, dan melonggarkan aturan untuk membebaskan beberapa pasien yang pulih lebih cepat untuk mengosongkan tempat tidur rumah sakit.

"Pengujian sangat penting untuk memotong transmisi yang dirantai," kata pejabat kesehatan Yoon Tae-ho dalam sebuah pengarahan. Banyak kasus telah ditemukan pada orang muda yang sangat mobile, sehingga lebih sulit untuk melacak infeksi.

Baca Juga: Korea Selatan konfirmasi kasus keenam flu burung di peternakan lokal

Pemerintah telah menandatangani kesepakatan dengan empat produsen obat global sebagai bagian dari program pengadaan vaksin COVID-19 untuk 44 juta orang. Total infeksi Korea Selatan mencapai 39.432, dengan 556 kematian.

Komando militer AS di Korea Selatan meminta maaf setelah foto-foto menunjukkan orang-orang tanpa masker menari berdekatan di tempat hiburan di dua pangkalan Amerika di negara itu.

Peristiwa baru-baru ini "menampilkan penilaian yang buruk dan tindakan yang tidak konsisten" dengan prinsip perintah dan tindakan pencegahan virus, kata Pasukan AS Korea (USFK) dalam sebuah pernyataan.

Dua tempat ditutup di pangkalan dan komando itu berjanji untuk mengikuti aturan jarak sosial pemerintah Korea Selatan, serta pedomannya sendiri, kata pernyataan itu.

Selanjutnya: Korea Selatan proyeksi kasus harian virus corona capai 1.000 di pekan depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×