KKR berencana mengakuisisi Telecom Italia seharga US$ 12,2 miliar

Senin, 22 November 2021 | 21:00 WIB   Reporter: Selvi Mayasari
KKR berencana mengakuisisi Telecom Italia seharga US$ 12,2 miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Raksasa ekuitas swasta AS KKR & Co. telah mengusulkan untuk mengakuisisi Telecom Italia SpA seharga 10,8 miliar euro atau setara dengan US$ 12,2 miliar, sebuah langkah yang mungkin ditentang oleh pemegang saham terbesarnya Vivendi SE.

Dilansir dari Bloomberg, Dewan Direksi Telecom Italia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (21/11), setelah pertemuan untuk meninjau proposal bahwa penawaran tunai awal KKR sebesar 50,5 sen Euro per saham adalah tidak mengikat dan indikatif. Penawaran ini mewakili premi 46% untuk harga penutupan hari Jumat, yang lebih tinggi dari tertinggi 52 minggu, sekitar 47 sen Euro yang dicapai pada bulan Maret.

Tawaran perusahaan ekuitas swasta dianggap ramah dan mungkin hanya awal dari pertempuran untuk aset paling berharga dari Telecom Italia dan mantan monopoli Italia, jaringan telepon tetap.

Dua dana ekuitas swasta lainnya, Advent International Corp. dan CVC Capital Partners, mengatakan mereka bersedia bekerja dengan semua pemangku kepentingan untuk menentukan bagaimana membantu Telecom Italia.

Baca Juga: Telenor dan CP Group Gabungkan Unit Bisnis Telekomunikasi di Thailand

Tujuan dari setiap transaksi termasuk mencegah harga saham perusahaan dari depresiasi setengahnya dalam lima tahun dan menangani utang bersih 22 miliar euro per September. Transaksi tersebut memerlukan dukungan dari direktur dan manajer Telecom Italia, serta persetujuan pemerintah.

Menurut seseorang yang mengetahui langsung situasi tersebut, Vivendi tidak mungkin mendukung tawaran KKR, yang diyakini meremehkan nilai Telecom Italia. Orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa perusahaan Prancis akan menganalisis alasan di balik tawaran tersebut, termasuk apakah perusahaan tersebut diperkenalkan oleh CEO Luigi Gubitosi.

Seorang juru bicara Vivendi di Paris menegaskan bahwa perusahaan telah menjadi pemegang saham jangka panjang Telecom Italia sejak didirikan dan berencana untuk terus mempertahankan posisi ini. Vivendi juga menyatakan akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang Italia untuk mempromosikan keberhasilan Telecom Italia. Perwakilan tersebut menolak berkomentar lebih lanjut tentang tawaran tersebut.

Analis Intelijen Bloomberg Erhan Gurses menulis dalam sebuah laporan, bahwa perusahaan Prancis mengakuisisi 24% saham di Telecom Italia dengan biaya rata-rata 1,03 euro. "Ini dapat menciptakan hambatan yang tidak dapat diatasi," katanya.

Editor: Handoyo .
Terbaru