kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Khawatir Penyebaran Omicron Meluas, Maskapai AS Batalkan 1.000 Penerbangan


Senin, 27 Desember 2021 / 06:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Di antara bandara AS yang paling terkena dampak adalah Hartsfield-Jackson International Atlanta, Newark Liberty International New Jersey, Los Angeles International dan JFK International New York. Enam dari 10 bandara global yang paling terkena pembatalan adalah China.

Tidak semua maskapai terkena dampak yang sama. Seorang juru bicara Southwest Airlines (LUV.N) mengatakan tidak ada masalah untuk dilaporkan dengan penerbangan maskapai pada hari Sabtu.

Varian Omicron pertama kali terdeteksi pada bulan November dan sekarang menyumbang hampir tiga perempat kasus di AS dan sebanyak 90% di beberapa area, seperti Eastern Seaboard.

Baca Juga: Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam akan Dorong Kawasan BBK

Jumlah rata-rata kasus baru virus corona di AS telah meningkat 45% menjadi 179.000 per hari selama seminggu terakhir, menurut penghitungan Reuters.

Sementara penelitian terbaru menunjukkan Omicron menghasilkan penyakit yang lebih ringan dan tingkat rawat inap yang lebih rendah daripada varian COVID-19 sebelumnya, pejabat kesehatan telah mempertahankan catatan yang hati-hati tentang prospek tersebut.

Menjelang liburan Natal, orang Amerika bergegas untuk tes COVID-19 dan banyak yang melanjutkan rencana perjalanan mereka.

Pejabat AS mengatakan bahwa orang yang divaksinasi lengkap harus merasa nyaman melanjutkan perjalanan liburan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×