kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Ketegangan AS-China di Laut China Selatan capai titik tertinggi, ini pemicunya!


Jumat, 12 Februari 2021 / 04:42 WIB
ILUSTRASI. Pasukan Angkatan Laut AS beberapa kali tampak berpapasan dengan militer Beijing di Laut China Selatan.

Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden telah mengumumkan bahwa Departemen Pertahanan AS telah membentuk satuan tugas untuk strategi di China.

“Kami perlu memenuhi tantangan yang semakin besar yang ditimbulkan oleh China untuk menjaga perdamaian dan mempertahankan kepentingan kami di Indo-Pasifik dan secara global," kata Biden.

Departemen Luar Negeri sebelumnya menyatakan Biden ingin "sejalan" dengan sekutu.

Xi Jinping, Presiden China, memperingatkan para pemimpin global terhadap "Perang Dingin baru", yang mengancam AS.

"Untuk membangun kelompok kecil atau memulai Perang Dingin baru, menolak, mengancam atau mengintimidasi orang lain ... hanya akan mendorong dunia ke dalam perpecahan," kata Xi Jinping.

Selanjutnya: USS Gerald R. Ford, kapal induk terbaru AS seharga Rp 180 triliun siap bertugas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×