kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.288   -85,38   -1,34%
  • KOMPAS100 821   -14,50   -1,74%
  • LQ45 625   -8,53   -1,35%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 350   -4,39   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,57   -1,65%
  • IDXV30 117   -1,27   -1,08%
  • IDXQ30 111   -1,01   -0,90%

Kebohongan China soal data kasus Covid-19 terkuak lewat dokumen bocor ini


Rabu, 02 Desember 2020 / 11:05 WIB

Sumber: TheIndependent.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Dokumen yang bocor menguak soal kebohongan data yang dilaporkan China soal jumlah kasus infeksi Covid-19 lebih sedikit dari kasus sebenarnya. Selain itu, China dinilai meremehkan tingkat keparahan virus dan gagal dengan segera untuk mendiagnosis kasus pada tahap awal pandemi.

Independent melaporkan, dalam dokumen internal setebal 117 halaman yang berasal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Hubei, yang diperoleh oleh CNN, menunjukkan bagaimana Partai Komunis Tiongkok menyembunyikan informasi penting saat dunia bergulat untuk menahan penyebaran virus yang cepat.

Pada 10 Februari, China secara terbuka melaporkan 2.478 kasus baru yang dikonfirmasi sementara secara pribadi melaporkan 5.918 kasus baru. Dari angka tersebut, terdapat perbedaan 139%.

Pada 17 Februari, China secara terbuka melaporkan kematian baru di provinsi Hubei, tempat pandemi diyakini berasal dari Wuhan, sebanyak 93 kasus. Sementara secara pribadi melaporkan 196 kasus. Ada perbedaan lebih dari dua kali lipat.

Baca Juga: Jokowi ungkap penyebab angka kematian Covid-19 Indonesia di atas rata-rata dunia

Pada 7 Maret, China secara terbuka melaporkan total kematian di Hubei pada angka 2.986, sementara secara pribadi melaporkan 3.456.

Dokumen tersebut memberikan wawasan tentang respons sistem perawatan kesehatan terhadap pandemi antara Oktober 2019 dan April 2020.

Pada bulan Maret yang mendekati puncak pandemi, pihak berwenang China membutuhkan waktu rata-rata 23,3 hari - lebih dari tiga minggu - dari timbulnya gejala untuk secara positif mendiagnosis kasus Covid-19 yang dikonfirmasi.

Baca Juga: Penasihat virus corona Amerika Serikat, Scott Atlas mengundurkan diri



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×