kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.496   -29,77   -0,46%
  • KOMPAS100 846   -3,47   -0,41%
  • LQ45 641   -4,07   -0,63%
  • ISSI 228   -0,15   -0,06%
  • IDX30 357   -2,72   -0,76%
  • IDXHIDIV20 433   -3,53   -0,81%
  • IDX80 96   -0,47   -0,48%
  • IDXV30 120   -0,57   -0,47%
  • IDXQ30 113   -0,87   -0,76%

Kebijakan Larangan Ekspor Solar Rusia Bisa Kerek Inflasi Dunia


Jumat, 22 September 2023 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Rusia telah melarang ekspor solar sebagai pembalasan terhadap sanksi negara-negara Barat. Sputnik/Ramil Sitdikov/Kremlin via REUTERS 

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Moskow mengklaim larangan ekspor solar hanya bersifat sementara dan akan membantu menurunkan harga bahan bakar bagi masyarakat Rusia.

Larangan ekspor mungkin mempunyai dampak yang lebih luas terhadap inflasi global, karena bahan bakar diesel digunakan dalam bidang pertanian, perikanan, dan transportasi jarak jauh.

Mengutip Bloomberg, berdasarkan keputusan pemerintah, larangan tersebut, yang juga berlaku untuk bensin, mulai berlaku pada 21 September 2023 dan belum memiliki tanggal pasti sampai kapan masa berlakunya.

“Meskipun larangan ini hanya bersifat sementara, dampaknya signifikan karena Rusia tetap menjadi eksportir utama solar ke pasar global,” kata Alan Gelder, wakil presiden pasar penyulingan, bahan kimia, dan minyak di konsultan Wood Mackenzie Ltd. 

Baca Juga: Vladimir Putin dan Kim Jong Un Habiskan Waktu 5 Jam di Pangkalan Luar Angkasa Rusia

Gelder menambahkan, "Sistem penyulingan minyak global akan berjuang untuk menggantikan volume diesel Rusia yang hilang pada saat persediaan solar global sudah berada pada tingkat yang rendah.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×