kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kasus Cacar Monyet Makin Menyebar di Benua Biru, Ini Analisa Para Ahli


Jumat, 20 Mei 2022 / 11:33 WIB
ILUSTRASI. Cacar monyet pertama kali ditemukan pada monyet pada tahun 1958. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dengan demikian, para ahli telah memperingatkan penularan yang lebih luas jika kasus tidak dilaporkan.

Peringatan Badan Keamanan Kesehatan Inggris juga menyoroti bahwa kasus-kasus baru-baru ini sebagian besar terjadi di antara pria yang mengidentifikasi diri sebagai gay, biseksual atau pria yang berhubungan seks dengan pria. Badan kesehatan menyarankan kelompok-kelompok itu untuk waspada.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada minggu ini, para ilmuwan sekarang akan mengurutkan virus untuk melihat apakah mereka terkait.

Kenapa sekarang?

Salah satu skenario yang mungkin terjadi di balik peningkatan kasus adalah peningkatan perjalanan karena pembatasan Covid-19 dicabut.

"Teori saya adalah bahwa ada banyak kasus di Afrika barat dan tengah, perjalanan telah dibuka kembali, dan itulah mengapa kami melihat lebih banyak kasus yang terjadi," kata Whitworth.

Portugal telah mencatat lima kasus cacar monyet yang dikonfirmasi, dan Spanyol sedang menguji 23 kasus potensial.

Monkeypox membuat ahli virologi waspada karena termasuk dalam keluarga cacar, meskipun menyebabkan penyakit yang kurang serius.

Anne Rimoin, seorang profesor epidemiologi di UCLA di California menambahkan, cacar diberantas dengan vaksinasi pada tahun 1980, dan suntikan tersebut telah dihapus. Vaksin itu juga melindungi terhadap monkeypox. Dengan penghapusan kampanye vaksinasi vaksinasi cacar, hal itu menyebabkan lonjakan kasus monkeypox.

Namun para ahli mendesak masyarakat untuk tidak panik.

"Ini tidak akan menyebabkan epidemi nasional seperti Covid, tetapi ini adalah wabah penyakit serius dan kita harus menganggapnya serius," kata Whitworth.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×