kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.730   11,00   0,06%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Kalbe Farma (KLBF) tidak menaikkan harga alkes dan produk farmasi related Covid-19


Sabtu, 03 Juli 2021 / 15:25 WIB

Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meskipun permintaan alat kesehatan (alkes) dan produk farmasi related Covid-19 PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengalami lonjakan, pihaknya mengaku bahwa hingga saat ini Kalbe tidak menaikkan harga jual dari produk-produk tersebut. 

Presiden Direktur Kalbe Vidjongtius menyebut, permintaan alkes dan produk farmasi related Covid-19 memiliki angka peningkatan yang beragam. Adapun, hingga Juni tahun ini rata-rata peningkatan yang terjadi berkisar antara 15%-25% jika dibandingkan dengan realisasi di kuartal pertama 2021. 

"Yang demand-nya tinggi untuk produk yang berhubungan dengan Covid-19 adalah vitamin, suplemen, herbal, tes labs dan alkes," sebut dia kepada Kontan.co.id, Jumat (2/7).

Baca Juga: Produk farmasi Kimia Farma (KAEF) mengalami lonjakan permintaan

 

Vidjongtius memaparkan, hingga saat ini Kalbe telah memasarkan berbagai produk related Covid-19, seperti misalnya obat resep, obat bebas, vitamin, suplemen, herbal, jasa test laboratorium, dan dan juga beberapa jenis alkes. 

Hingga saat ini supply alkes dan produk farmasi related Covid-19 Kalbe masih terkendali. Hanya saja, Vidjongtous bilang sudah ada beberapa jenis produk yang mulai menipis supply-nya karena permintaan yang cukup tinggi. "Sehingga perlu mengupayakan kesinambungan suplai ekstra bahan baku atau barang jadi dari luar negeri atau produksi lokal," pungkasnya. 

Selanjutnya: Dukung testing Covid-19, Kalbe Farma menawarkan tes metode RT Lamp Saliva

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×