kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Jumlah penarikan kendaraan oleh multifinance turun berkat relaksasi pembiayaan


Selasa, 24 Agustus 2021 / 05:15 WIB

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

“Unit-unit yg sudah ditarik tersebut selalu dilelang untuk menjaga proses yang memenuhi compliance dan transparansi,” ujar Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja.

Menanggapi hal itu, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyebut bahwa sebenarnya pemain multifinance enggan melakukan penarikan unit kendaraan. Mereka lebih baik meminta nasabah mengajukan penundaan bayar atau restrukturisasi kredit. 

“Sebenarnya, kami itu ingin restrukturisasi atau penjadwalan ulang untuk penundaan bayar. Bayar berapapun yang penting kami dapet,” ungkap Ketua APPI Suwandi Wiratno. 

Biasanya, sebelum melakukan penarikan, perusahaan terlebih dahulu memberikan beberapa kali surat peringatan kepada nasabah. Jika terpaksa kendaraan harus ditarik, perusahaan berupaya melakukannya sesuai prosedur yang berlaku.

Selanjutnya: Genjot pembiayaan, Adira Finance kembali gelar Adira Virtual Expo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×