kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jadi Orang Terkaya Nomor 6 Dunia, Pesan Warren Buffett: Hati-Hati dengan Pinjaman


Minggu, 07 Mei 2023 / 04:15 WIB

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat

Dalam pidato tahun 2007 di University of Florida, Buffett berkata, "Sebagian besar perilaku adalah kebiasaan, dan mereka mengatakan bahwa rantai kebiasaan terlalu ringan untuk dirasakan sampai terlalu berat untuk dipatahkan." 
Berusahalah membangun kebiasaan uang yang positif, dan hentikan kebiasaan yang merugikan dompet Anda.

5. Memberi kepada yang membutuhkan

Menurut Forbes, Buffett pernah berkata, "Jika Anda berada di kelompok 1% paling beruntung dari umat manusia, Anda berhutang kepada seluruh umat manusia untuk memikirkan 99% lainnya." 

Dan sebagai anggota dari kelompok 1% itu sendiri, Buffett berusaha keras untuk mendonasikan kembali pendapatan yang diterimanya.

Bersama dengan salah satu pendiri Microsoft Bill Gates, Buffett adalah pendiri The Giving Pledge, yang merupakan janji yang dibuat oleh lebih dari 100 miliarder untuk memberikan kekayaan mereka. 

Baca Juga: Apa itu Aturan 25/5 yang Dipopulerkan Warren Buffett untuk Sukses?

6. Jangan berinvestasi dengan uang pinjaman 

Bertaruh dengan uang pinjaman selalu tidak disarankan dan dipandang rendah, dan hanya karena investasi adalah bentuk perjudian yang lebih diterima secara sosial seharusnya tidak mengubah pandangan ini. 

Setiap investasi memiliki risiko modal dan investor umumnya disarankan untuk tidak berinvestasi lebih dari yang mereka mampu untuk menanggung kerugiannya.

7. Mendapatkan Nilai Tinggi dengan Harga Murah

Mengutip gobankingrates.com, dalam surat pemegang saham Berkshire Hathaway 2008, Buffett membagikan prinsip kunci lainnya: “Harga adalah apa yang Anda bayar; nilai adalah apa yang Anda dapatkan.” 

Kehilangan uang bisa terjadi saat Anda membayar harga yang tidak sesuai dengan nilai yang Anda dapatkan — seperti saat Anda membayar bunga tinggi untuk utang kartu kredit atau membelanjakan barang yang jarang Anda gunakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×