kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.848   -88,29   -0,99%
  • KOMPAS100 1.221   -7,82   -0,64%
  • LQ45 863   -5,10   -0,59%
  • ISSI 323   -1,30   -0,40%
  • IDX30 439   -0,53   -0,12%
  • IDXHIDIV20 518   1,04   0,20%
  • IDX80 136   -0,85   -0,62%
  • IDXV30 144   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 141   0,48   0,34%

Iran: Kami hanya ingin aksi Amerika soal kesepakatan nuklir, bukan kata-kata


Kamis, 18 Februari 2021 / 01:40 WIB
Iran: Kami hanya ingin aksi Amerika soal kesepakatan nuklir, bukan kata-kata

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Inspeksi tersebut merupakan bagian dari kesepakatan nuklir 2015 yang dikenal sebagai Protokol Tambahan.

Eropa yang ikut bergabung dalam kesepakatan nuklir 2015 mengatakan, langkah Iran itu akan menjadi pelanggaran besar. 

Menurut Presiden Iran Hassan Rouhani, mengakhiri inspeksi mendadak tidak akan menjadi "langkah signifikan". Sebab, Iran masih akan mematuhi kewajiban inti dalam apa yang disebut Perjanjian Pengamanan dengan IAEA.

"Kami akan mengakhiri implementasi Protokol Tambahan pada 23 Februari dan apa yang akan diterapkan akan didasarkan pada Perjanjian Pengamanan," kata Rouhani dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi, Rabu (17/2). 

"Protokol Tambahan adalah satu langkah di luar Perjanjian Pengamanan," sebut dia, seperti dilansir Reuters.

IAEA mengatakan pada Selasa (16/2), Direktur Jenderal Rafael Grossi telah menawarkan untuk mengunjungi Teheran guna menemukan "solusi yang bisa disepakati bersama untuk melanjutkan kegiatan verifikasi penting". 

Rouhani bilang, Iran akan menerima kunjungan tersebut.

Selanjutnya: Iran tidak patuhi kesepakatan nuklir, Biden tak akan cabut sanksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×