kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Iran: Jika ingin senjata nuklir, kami bisa membuatnya sejak dulu


Rabu, 03 Februari 2021 / 10:05 WIB
Iran: Jika ingin senjata nuklir, kami bisa membuatnya sejak dulu

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Pada dasarnya, ada mekanisme untuk menyelaraskannya atau mengkoordinasikan apa yang bisa dilakukan," kata Zarif ketika ditanya bagaimana menjembatani kesenjangan antara Washington dan Teheran. 

Setiap negara ingin yang lain melanjutkan kepatuhan terlebih dahulu.

Zarif mencatat, kesepakatan nuklir 2015 menciptakan Komisi Bersama yang dikoordinasikan oleh kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, sekarang dijabat oleh Josep Borrell. 

Borrell "dapat membuat koreografi tindakan yang perlu diambil oleh Amerika Serikat dan tindakan yang perlu diambil oleh Iran," ujarnya.

Komisi Bersama termasuk Iran dan enam negara dalam kesepakatan nuklir 2015: Inggris, China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat. Tapi, AS keluar dari perjanjian saat Trump memerintah.

Selanjutnya: Lawan Iran, Israel siapkan rencana baru untuk operasional militer

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×