Nasional

Ini penyebab mengapa biaya naik haji 2021 lebih mahal Rp 9,1 juta

Kamis, 08 April 2021 | 11:17 WIB Sumber: Kompas.com
Ini penyebab mengapa biaya naik haji 2021 lebih mahal Rp 9,1 juta

ILUSTRASI. Di tahun ini, biaya haji diperkirakan akan jauh lebih mahal. REUTERS/Yasser Bakhsh

Kendati begitu, lanjut Anggito, angka-angka kenaikan tersebut masih berupa perkiraan. Sebab, kata dia, penyelenggaraan ibadah haji 2021 masih menunggu keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. 

Sementara itu, Komisi VIII DPR RI meminta biaya ibadah perjalanan haji tahun 2021 dikurangi. Pasalnya, masyarakat tengah kesulitan dan ada keterbatasan saat pandemi Covid-19. 

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, John Kenedy Azis, mengatakan, biaya perjalanan haji saat pandemi Covid-19 justru bertambah karena harus menerapkan protokol kesehatan. 

Baca Juga: Menag: Sampai saat ini belum ada info resmi penyelenggaraan haji 2021 dari Arab Saudi

Dia tak memungkiri bahwa beban biaya pemberangkatan jatuh pada maskapai penerbangan, protokol kesehatan, hingga biaya hotel dan katering. 

"Idealnya memang protokol kesehatan dijalankan, tapi semua itu memakan biaya yang tidak mungkin ditagih kepada masyarakat kepada calon haji. Tidak mungkin," kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat secara virtual, Selasa (6/4/2021). 

Baca Juga: Kemenag validasi 158.000 jemaah haji untuk vaksinasi Covid-19

Memang, mekanisme keberangkatan haji tahun ini sedikit mengalami perbedaan. Para calon jemaah haji harus melakukan tes swab/PCR berkali-kali hingga karantina selama lima hari di embarkasi haji. 

John mengungkapkan, dua kali tes swab calon jemaah haji sudah memakan biaya hingga Rp 6 juta. "Dari mana ambil uangnya selain dari bercerita dan berdiskusi, bagaimana kita cari jalan keluarnya. Kalau kita bebankan ke BPKH, dia punya target di tahun 2022, itu tidak mungkin," sebut dia. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru