kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Ini langkah Pertamina untuk membantu pulihkan ekonomi nasional


Kamis, 24 Desember 2020 / 05:30 WIB

Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Dari sisi gas, lanjut Nicke, Pertamina juga akan mengembangkan gasifikasi dari energi batu bara yang melimpah menjadi Dimethyl Ether (DME) sehingga dapat mengkonversi LPG. Selain itu, Pertamina terus membangun dan menambah jaringan gas rumah tangga hingga mencapai 3 juta pelanggan.

Dengan demikian, masyarakat punya pilihan antara LPG, DME, Jargas, atau kompor listrik. Hal ini yang nantinya akan membuat perekonomian Indonesia lebih berputar.

Baca Juga: Tahun depan, Energi Mega Persada (ENRG) siapkan capex US$ 100 Juta

Nicke menekankan, secara garis besar Pertamina akan masuk ke pengembangan bisnis dan produk-produk baru untuk mengisi gap yang ada, sehingga bisa menurunkan impor migas yang selama ini terjadi. Selain itu, Pertamina juga menjalankan program mandatori terkait subsidi energi, seperti BBM Satu Harga di 243 titik wilayah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar.

Adapun untuk pemerataan akses produk nonsubsidi, Pertamina telah menyiapkan Pertashop di di 2.192 titik di seluruh Indonesia. Program mini outlet ini melibatkan UMKM yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi dan UMKM,  serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Kita harapkan menjadi driver perekonomian daerah. Satu komitmen kami, meskipun dalam kondisi pandemi, semua aktivitas usaha, semua asset Pertamina tetap dioperasikan, karena yang masuk dalam ekosistem Pertamina ini ada 1,2 juta tenaga kerja jadi sangat besar. Oleh karenanya, motor penggerak ini tidak boleh terhenti. Jadi, ada misi perusahaan untuk menjaga motor tetap bergerak agar dapat terus menyerap tenaga kerja dan mendorong industri nasional untuk tumbuh,” pungkas Nicke.

Selanjutnya: Hingga kuartal III, produksi migas Energi Mega Persada (ENRG) tumbuh positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×