kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ini kata Bahana TCW soal kehadiran Lembaga Pengelola Investasi


Senin, 25 Januari 2021 / 20:20 WIB

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

SWF Indonesia berbeda dengan model SWF negara-negara maju. Mengutip opini di Bisnis Indonesia yang ditulis Ahmad Yani, Tim tenaga ahli Kemenkeu, menyebut model SWF di negara maju seperti investment vehicle digunakan untuk melipatgandakan kekayaan di saat terjadi krisis. 

Sehingga pemasukan negara maju masih tetap terselamatkan jika sumber penerimaan negara terimbas krisis. Beberapa negara maju dan tetangga yang telah memiliki SWF yakni, Singapura dengan Temasek Holding, Malaysia dengan Hazanah, dan Norwegia dengan Norway Government Pension Fund Global.

Baca Juga: Sri Mulyani sebut wakaf berpotensi mengatasi kemiskinan

SWF milik Indonesia justru ditujukan untuk mengelola kekayaan investasi dari luar dengan mengalokasikannya ke proyek-proyek nasional, seperti infrastruktur, dan seterusnya. Untuk itu, peran LPI sangatlah penting bagi Indonesia.

Meski demikian, ia menghimbau agar SWF terhindar dari kepentingan politik, sehingga harus dikelola oleh pengurus baik komisaris dan direksi yang memiliki integritas, governance, dan kapasitas kompetensi yang mumpuni dalam mengelola investasi. 

Selanjutnya: Mitra investasi SWF bakal dibebaskan dari PPh dividen dan relaksasi pajak saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×