Ini Efek Samping 5 Vaksin Covid-19 Booster, Mulai Demam hingga Diare

Selasa, 18 Januari 2022 | 05:12 WIB Sumber: Kompas.com
Ini Efek Samping 5 Vaksin Covid-19 Booster, Mulai Demam hingga Diare

ILUSTRASI. Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin booster ini juga memiliki efek samping. ANTARA FOTO/Aji Styawan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program vaksinasi booster Covid-19 dengan prioritas lansia dan kelompok rentan sudah dimulai pemerintah sejak Rabu (12/1/2022) lalu. Sama seperti vaksinasi primer (1 dan 2), seluruh masyarakat bisa mengakses vaksin booster ini secara gratis. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin booster ini juga memiliki efek samping seperti dosis primer. 

"Semua vaksin ada efek samping seperti dosis sebelumnya," kata Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (15/1/2022). 

Efek samping vaksin Covid-19 booster 

Berikut efek samping yang mungkin akan muncul dari setiap pemberian vaksin booster: 

Sinovac 

Vaksin booster Sinovac diberikan sebanyak 1 dosis minimal setelah 6 bulan vaksin lengkap dan dikhususkan pada usia 18 tahun ke atas. Booster vaksin ini mampu meningkatkan titer antibodi netralisasi hingga 21-35 kali setelah 28 hari pemberian dosis lanjutan pada subyek dewasa. 

Baca Juga: Cara Mudah Check-in PeduliLindungi Tanpa Kuota Internet, Fitur Baru!

Efek samping yang ditimbulkan vaksin Sinovac hanya bersifat ringan berupa: 

  • nyeri
  • iritasi dan sedang berupa pembengkakan sistemik
  • nyeri otot
  • demam
  • gangguan sakit kepala

Efek samping tersebut tidak berbahaya dan dapat pulih kembali menurut kepala BPOM. 

Baca Juga: Catat, Ini Tiga Vaksin Booster Covid-19 yang Bisa Dipilih

Pfizer

Vaksin booster Pfizer diberikan sebanyak satu dosis minimal setelah 6 bulan dari vaksinasi primer dan dikhususkan untuk usia 18 ke atas. 

Peningkatan nilai titer antibodi netralisasi setelah 1 bulan pemberian booster/dosis lanjutan dibandingkan 28 hari setelah vaksinasi primer sebesar 3,29 kali. 

Efek samping dari penyuntikan vaksin booster ini adalah: 

  • nyeri pada tempat suntikan
  • kelelahan
  • nyeri kepala
  • sakit otot
  • nyeri sendi
  • demam 

Baca Juga: Check-in PeduliLindungi Tanpa Kuota Internet, Begini Caranya

AstraZeneca 

Vaksin booster AstraZeneca dapat diberikan satu dosis minimal setelah 6 bulan vaksinasi lengkap dan khusus untuk usia 18 tahun ke atas. 

Booster AztraZeneca juga meningkatkan nilai titer antibodi IgG dari 1792 menjadi 3746. Efek samping paling umum dari vaksin ini adalah: 

  • nyeri pada bekas suntikan
  • tidak enak badan
  • merasa lelah
  • menggigil atau demam
  • sakit kepala
  • mual
  • nyeri sendi

Baca Juga: 21 Daerah Ini Boleh Lakukan Vaksinasi Booster

 

Moderna 

Vaksin booster ini diberikan setengah dosis setelah 6 bulan dosis lengkap dan khusus untuk 18 tahun ke atas. Kenaikan respons imun antibodi netralisasi mencapai 12,99 kali setelah pemberian dosis booster homolog vaksin Moderna. 

Adapun efek samping terbanyak yang dilaporkan adalah: 

  • nyeri di tempat suntikan
  • demam
  • pegal
  • mual

Zifivax 

Vaksin booster Zifivax diberikan satu dosis setelah 6 bulan dosis lengkap dan khusus untuk 18 tahun ke atas. Peningkatan titer antibodi netralisasi lebih dari 30 kali pada subyek yang telah mendapatkan dosis primer Sinovac atau Sinopharm. 

Efek samping kerap muncul dari vaksin ini adalah:

  • nyeri pada tempat suntikan
  • sakit kepala
  • kelelahan
  • demam
  • nyeri otot
  • batuk mual
  • serta diare dengan tingkat keparahan grade 1 dan 2

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketahui, Ini Efek Samping Vaksin Covid-19 Booster"
Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Sari Hardiyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru