kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.004   -16,00   -0,09%
  • IDX 5.949   33,19   0,56%
  • KOMPAS100 775   5,13   0,67%
  • LQ45 589   4,87   0,83%
  • ISSI 205   0,02   0,01%
  • IDX30 333   2,25   0,68%
  • IDXHIDIV20 411   2,60   0,64%
  • IDX80 88   0,64   0,74%
  • IDXV30 111   0,65   0,59%
  • IDXQ30 107   0,67   0,63%

Ini efek penurunan harga kendaraan seken jika ada insentif pajak mobil baru 0 persen


Senin, 22 Februari 2021 / 15:55 WIB

Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Sebelumnya, salah satu tenaga pemasar diler mobil Toyota di Jakarta, perusahaan sudah memberikan perkiraan kendaraan yang bisa mendapatkan insentif pajak 0 persen. Setidaknya ada 5 mobil besutan Toyota yang diperkirakan bisa mendapat insentif pajak 0 persen.

Kelima mobil itu antara lain Avanza, Rush, Sienta, Yaris, dan Vios. Sebagai contoh, saat ini harga mobil baru Toyota Avanza tanpa diskon mulai Rp 200,2 juta (tipe 1.3 E STD M/T) sampai Rp 231,250 juta (tipe 1.3 G A/T) OTR Jakarta.

Baca juga: Harga mobil baru duo Xpander bisa hemat Rp 20 juta-Rp 30 juta berkat pajak 0 persen

Mobil Avanza terkena tarif PPnBM 10%. Namun, penghitungan tarif bukan berdasarkan harga OTR.

Yang jelas, jika insentif PPnBM 0 persen berlaku, harga mobil Avanza akan turun Rp 13 juta-Rp 16 juta. "Angka penurunan tersebut juga masih sebatas perkiraan untuk panduan calon konsumen Toyota," kata tenaga pemasar Toyota tersebut.

Selamat menunggu harga mobil baru dan bekas yang lebih murah! Ingat, penurunan harga mobil bisa berbeda-beda di setiap diler.

Selanjutnya: Perhitungan diler Toyota, harga mobil turun Rp 13 juta-Rp 65 juta dengan pajak 0%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×