kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.203   18,00   0,10%
  • IDX 5.172   -93,78   -1,78%
  • KOMPAS100 668   -14,26   -2,09%
  • LQ45 525   -8,08   -1,52%
  • ISSI 174   -4,66   -2,60%
  • IDX30 295   -4,42   -1,48%
  • IDXHIDIV20 394   -4,98   -1,25%
  • IDX80 77   -1,68   -2,13%
  • IDXV30 109   -2,15   -1,94%
  • IDXQ30 99   -1,19   -1,18%

Indeks Keyakinan Konsumen kembali meningkat, ini pendorongnya


Jumat, 08 Oktober 2021 / 16:30 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepercayaan konsumen nampak kembali meningkat pada bulan September 2021. Bank Indonesia (BI) menyebut, ini terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan laporan yang sebesar 95,5, atau lebih tinggi dari 77,3 pada bulan sebelumnya. 

“IKK yang menguat seiring dengan diberlakukannya relaksasi mobilitas pada periode survei,” ujar Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur dalam keterangannya, Jumat (8/10). 

Hanya, meski sudah meningkat, tetapi kepercayaan konsumen ini masih belum kembali ke level optimistis atau indeks di atas 100. 

Muhamad kemudian memerinci, peningkatan IKK tersebut terutama didorong oleh meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi mendatang. 

Baca Juga: Kenaikan harga komoditas dinilai akan berdampak positif pada APBN

Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat dari level 95,3 pada Agustus 2021 menjadi 118,2 pada September 2021. Alias, sudah kembali ke zona optimistis. 

Sejalan dengan IEK, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Saat Ini juga terpantau membaik, meningkat dari 59,4 pada Agustus 2021 menjadi 72,7 pada September 2021. 

Berdasarkan kelompok responden, kenaikan IKK September 2021 terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran dan kelompok usia responden. 

Sementara itu, dari sisi spasial, peningkatan keyakinan konsumen pada September 2021 terjadi di seluruh kota yang disurvei, dengan kenaikan tertinggi di Pontianak sebesar 35,6 poin, diikuti Bandung 30,7 poin, dan Makassar 25,7 poin. 

Selanjutnya: Ini alasan pemerintah batal turunkan tarif PPh Badan pada tahun depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×