kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hati-hati, muncul klaster baru penularan corona selama bulan puasa


Sabtu, 01 Mei 2021 / 05:42 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

Nadia menegaskan, kebijakan relaksasi dari pemerintah untuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan harus dibarengi pelaksanaannya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kemudian pada klaster buka bersama dimana pada saat makan dan berbicara menjadi faktor yang memungkinkan terjadinya penularan virus Covid-19. Nadia menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat oleh masyarakat untuk menekan laju pertamanan kasus.

Antisipasi perlu dilakukan melihat terjadinya gelombang penambahan kasus di beberapa negara. Bahkan Jepang yang selama tiga bulan lalu mampu menekan laju pertambahan kasus, kini juga mulai terjadi lonjakan hampir 1.000 kasus perhari. Nadia menegaskan hal serupa diharapkan tidak terjadi di Indonesia.

"Kembali semua harus dilakukan dengan protokol kesehatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kita sudah lihat sejumlah negara kembali melakukan pembatasan mobilisasi bagi masyarakatnya menyusul karena adanya lonjakan kasus," ungkapnya.

Selanjutnya: 6 Juta bulk vaksin Sinovac dan 482.400 dosis vaksin Sinopharm tiba di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×