kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga minyak diramal belum akan naik signifikan, ini alasannya


Jumat, 11 Desember 2020 / 07:35 WIB
Harga minyak diramal belum akan naik signifikan, ini alasannya

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam jangka pendek analis memproyeksikan fundamental minyak mentah belum kuat untuk membawa harga naik lebih tinggi. Kenaikan harga minyak saat ini lebih banyak tersokong oleh euforia vaksin Covid-19. 

Mengutip Bloomberg, Kamis (10/12), pukul 20.00,  harga minyak WTI kontrak pengiriman Januari 2021 naik 1,16% ke US$ 46,05 per barel. Jika dihitung sejak harga minyak sentuh level terendah US$ 36,15 per barel pada akhir Oktober, harga minyak sudah naik 27,3%. 

Meski harga minyak cenderung naik, Analis Monex Investindo Futures Faisyal memproyeksikan dalam waktu dekat harga minyak belum akan naik secara signifikan lagi. Penyebabnya, fundamental minyak masih belum kuat. 

Baca Juga: Menjelang Kamis (10/12) siang, harga emas spot stabil pada level US$ 1.839,67

Disamping itu, Faisyal menilai kenaikan harga minyak terbantu oleh isu vaksin yang sudah mulai disebarkan di beberapa negara. Sementara, Faisyal mengamati pasokan minyak saat ini masih lebih banyak daripada permintaan pasar. Hal ini akan menahan kenaikan harga minyak. 

Beberapa bulan lalu cadangan minyak Amerika Serikat (AS) saja naik 15 juta barel. 

Faisyal juga pesimistis harga minyak naik signifikan karena masih ada hambatan dari outlook produksi minyak Iran yang isunya Iran siap menambah produksi minyak dalam tiga bulan ke depan. 

Selanjutnya: Usai sentuh rekor tertinggi, harga tembaga diramal bakal terus menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×