kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Harga Komoditas Energi Melonjak, Bagaimana Prospeknya ke Depan?


Rabu, 06 September 2023 / 07:10 WIB

Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Tendi Mahadi

Data The Energy Information Administration (EIA) terbaru menunjukkan utilitas AS menambahkan 32 miliar kaki kubik (bcf) gas alam ke dalam penyimpanan, lebih besar dari ekspektasi pasar sebesar 25 bcf.

Sutopo menuturkan, cuaca musiman yang lebih dingin bisa mengurangi penggunaan AC dan konsumsi gas dalam jangka pendek, meskipun ahli meteorologi masih memperkirakan cuaca akan tetap lebih panas dari biasanya hingga pertengahan September.

Selain itu, berkurangnya operasi di fasilitas ekspor LNG AS, termasuk Sabine Pass dan Corpus Christi milik Cheniere Energy, telah berkontribusi terhadap penurunan aliran gas untuk ekspor LNG.

Dari sisi pasokan, produksi gas bumi pada bulan Agustus sedikit menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Untuk pekan ini, harga gas alam AS telah naik lebih dari 3%, sehingga menghentikan penurunan dua minggu berturut-turut.

Sutopo memproyeksikan, harga gas alam bakal diperdagangkan pada US$ 2,93 per mmbtu pada akhir kuartal ketiga 2023. Batubara diperkirakan akan diperdagangkan pada harga US$ 162,35 per ton dalam periode yang sama.

Sedangkan, minyak mentah diperkirakan akan diperdagangkan pada level harga US$ 88,31 per barel pada akhir kuartal ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×