kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

GOTO Hapus Skema GoRide Hemat Berbayar, Potongan Driver Ojol Jadi 8%


Rabu, 20 Mei 2026 / 04:00 WIB
GOTO Hapus Skema GoRide Hemat Berbayar, Potongan Driver Ojol Jadi 8%
ILUSTRASI. GOTO Hapus Skema GoRide Hemat Berbayar, Potongan Driver Ojol Jadi 8%

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memutuskan menghentikan skema langganan GoRide Hemat yang selama ini dikenakan kepada mitra pengemudi ojek online (ojol).

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan penghentian program tersebut akan berlaku efektif dalam waktu dekat.

“Kami memutuskan untuk menghentikan program langganan tersebut efektif dalam waktu dekat,” ujar Hans dalam konferensi pers di Kantor GoTo, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Program GoRide Hemat sebelumnya merupakan skema berbayar bagi mitra pengemudi Gojek untuk memperoleh akses pada tarif atau struktur pendapatan yang berbeda dibandingkan layanan reguler.

Hans menjelaskan, program tersebut mulai diuji coba secara terbatas sejak November 2025 sebelum diperluas ke seluruh Indonesia pada Februari 2026.

Baca Juga: Avtur Melejit, Pemerintah Izinkan Fuel Surcharge Naik 50%: Penumpang Bisa Kabur

Namun setelah berjalan sekitar tiga bulan secara nasional, Gojek menilai skema tersebut perlu disesuaikan demi menjaga kesejahteraan mitra pengemudi.

“Setelah berjalan tiga bulan, kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi,” jelas Hans.

Seiring penghentian skema langganan tersebut, mekanisme bagi hasil layanan GoRide Hemat nantinya akan mengikuti skema GoRide Reguler.

Dengan demikian, potongan yang dikenakan kepada mitra driver menjadi sebesar 8% per perjalanan.

Kebijakan itu merupakan tindak lanjut arahan pemerintah terkait penurunan potongan bagi hasil pengemudi ojol dari sebelumnya 20% menjadi 8%.

Meski begitu, GOTO menyebut akan ada penyesuaian tarif di tingkat konsumen untuk layanan GoRide Hemat.

Tonton: Kementerian UMKM Godok Aturan Biaya Marketplace, UMKM Bakal Dapat Diskon 50%

Hans memastikan penyesuaian harga dilakukan secara terbatas dengan tetap mempertimbangkan keterjangkauan masyarakat.

“Untuk layanan GoRide Hemat, akan ada penyesuaian harga konsumen secara sangat terbatas. Kami memastikan penyesuaian ini dilakukan secara terukur dan tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat,” katanya.

Manajemen GOTO berharap kebijakan tersebut dapat menjaga kesejahteraan para mitra pengemudi sekaligus menciptakan keseimbangan ekosistem layanan transportasi online.

Terkait implementasi resmi kebijakan penurunan potongan menjadi 8%, Hans menyebut perusahaan masih menunggu ketentuan teknis dalam Perpres Nomor 27 Tahun 2026.

“Kami akan melakukannya secepat mungkin, tetapi juga menunggu instruksi dan persiapan dari Perpres-nya sendiri,” pungkasnya.





 

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/05/19/171100426/kabar-baik-bos-goto-untuk-driver-gojek--kami-segera-hentikan-skema-langganan?source=terpopuler.


 

Kementerian UMKM Godok Aturan Biaya Marketplace, UMKM Bakal Dapat Diskon 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×