kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Gempa Dasyat yang Melanda Turki-Suriah Bunuh Ribuan Orang, Ini Penjelasan Seismolog


Selasa, 07 Februari 2023 / 16:05 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Patahan San Andreas di California mungkin merupakan patahan geser paling terkenal di dunia, dengan para ilmuwan memperingatkan bahwa bencana gempa sudah lama tertunda.

Pecahan awal gempa Turki-Suriah dimulai pada kedalaman yang relatif dangkal.

"Gempa di permukaan tanah akan lebih parah daripada gempa bumi yang lebih dalam dengan besaran yang sama di sumbernya," kata David Rothery, ahli geosains planet di Universitas Terbuka di Inggris.

Apa Dampak Gempa Susulan?

Sebelas menit setelah gempa awal, wilayah itu dilanda gempa susulan berkekuatan 6,7. Gempa berkekuatan 7,5 terjadi beberapa jam kemudian, diikuti oleh kejang 6,0 di sore hari.

Baca Juga: Ini Catatan Panjang Sejarah Gempa Bumi di Turki

"Apa yang kami lihat sekarang adalah aktivitasnya menyebar ke patahan tetangga," kata Musson.

"Kami memperkirakan kegempaan akan berlanjut untuk sementara waktu."

Setelah peristiwa mematikan tahun 1822 itu, gempa susulan berlanjut ke tahun berikutnya.

Jumlah Korban Kematian Terakhir?

Gempa bumi dengan besaran yang sama di daerah berpenduduk telah menewaskan ribuan orang. Gempa berkekuatan 7,8 SR di Nepal pada tahun 2015 merenggut hampir 9.000 nyawa.

Baca Juga: Penerapan Standar Ketahanan Gempa

"Itu tidak akan baik," kata Musson. "Jumlahnya ribuan, dan bisa jadi puluhan ribu."

Cuaca musim dingin yang dingin, tambahnya, membuat orang yang terperangkap di bawah reruntuhan memiliki peluang lebih kecil untuk bertahan hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×