kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gejala Virus Marburg: Pasien Alami Pendarahan selama 7 Hari


Kamis, 16 Februari 2023 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Penyakit virus Marburg adalah penyakit mematikan yang menyebabkan demam berdarah, dengan rasio kematian hingga 88%. Tribun Jateng/ Hermawan Handaka

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apakah ada vaksin untuk mengobati penyakit Marburg?

Saat ini, tidak ada vaksin resmi atau pengobatan antivirus untuk virus Marburg, namun WHO mengatakan bahwa kelangsungan hidup dapat ditingkatkan dengan perawatan suportif seperti rehidrasi dengan cairan oral atau IV.

Sejumlah perawatan seperti produk darah, terapi imun dan obat serta kandidat vaksin sedang dievaluasi.

Kapan virus Marburg pertama kali diidentifikasi?

Virus langka ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1967 setelah menyebabkan wabah penyakit secara bersamaan di laboratorium di Marburg, Jerman dan Beograd, Serbia. Tujuh orang yang terpapar virus saat melakukan penelitian terhadap monyet meninggal dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×