kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Gejala Virus Marburg: Pasien Alami Pendarahan selama 7 Hari


Kamis, 16 Februari 2023 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Penyakit virus Marburg adalah penyakit mematikan yang menyebabkan demam berdarah, dengan rasio kematian hingga 88%. Tribun Jateng/ Hermawan Handaka

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apakah ada vaksin untuk mengobati penyakit Marburg?

Saat ini, tidak ada vaksin resmi atau pengobatan antivirus untuk virus Marburg, namun WHO mengatakan bahwa kelangsungan hidup dapat ditingkatkan dengan perawatan suportif seperti rehidrasi dengan cairan oral atau IV.

Sejumlah perawatan seperti produk darah, terapi imun dan obat serta kandidat vaksin sedang dievaluasi.

Kapan virus Marburg pertama kali diidentifikasi?

Virus langka ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1967 setelah menyebabkan wabah penyakit secara bersamaan di laboratorium di Marburg, Jerman dan Beograd, Serbia. Tujuh orang yang terpapar virus saat melakukan penelitian terhadap monyet meninggal dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×