Empat negara mencatat lonjakan kasus positif Covid-19

Senin, 14 Desember 2020 | 12:05 WIB Sumber: Kompas.com
Empat negara mencatat lonjakan kasus positif Covid-19


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Sudah hampir setahun, pandemi corona belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Bahkan, jumlah kasus Covid-19 di sejumlah negara kembali meningkat tajam.

Mengutip data Worldometer pada Minggu (13/12/2020), kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai 72.190.656 kasus, dengan 1.613.266 orang meninggal dunia, dan 50.571.442 pasien berhasil sembuh. Meski program vaksinasi di sejumlah negara telah dimulai, namun penyebaran kasus Covid-19 di dunia masih terus terjadi.

Berikut empat negara yang mengalami lonjakan tajam kasus Covid-19:

1. Corona di Amerika Serikat (AS)

Melansir CNN, Minggu (13/12/2020), meskipun mulai Senin (14/12/2020), AS mulai melakukan vaksinasi vaksin corona terhadap warganya, pada Sabtu (12/12/2020), rawat inap Covid-19 di AS diisi oleh 108.487 pasien.

Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi yang terjadi pada tujuh hari berturut-turut. Bahkan, negara adidaya tersebut mencatat bahwa dalam empat hari terdapat penambahan sebesar 1 juta kasus.

Lonjakan kasus ini terjadi dalam dua bulan terakhir, padahal sebelumnya negara tersebut mencapai angka 8 juta kasus dalam delapan bulan. Akan tetapi angka tersebut dapat berkali-kali lipat dalam waktu yang lebih singkat.

Pada Jumat (11/12/2020), ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mengesahkan vaksin Pfizer untuk penggunaan darurat, AS telah mencatat lebih dari 3.300 kematian akibat Covid-19 dalam satu hari.

Baca juga: Lelang mobil dinas Rp 50-an juta Panther Touring & Baleno, ditutup hari ini

2. Corona di Rusia

Mengutip Reuters, Minggu (13/12/2020), dalam 24 jam terakhir, Rusia mengonfirmasi adanya penambahan kasus positif virus corona sebanyak 28.080 kasus. Penghitungan tersebut sudah mencakup Moskow yang memiliki 6.425 kasus.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di negara tersebut adalah 2.653.928 kasus positif virus corona. Dari kasus tersebut, sebanyak 488 orang meninggal dalam semalam, sehingga total angka kematian mencapai 46.941.

Editor: Adi Wikanto

Terbaru